Setelah kepergianmu
Tak ada lagi canda tawa yang birahi
Lepas semua kenangan darimu
Diana yang kukasihi
Tentang kabar kata hitam putih
Ini kembali pada senyummu
Namun bukan pada biasanya; agak pedih
Yang datang mengoyak isi perutku
Dia pengabar yang jelas berkata
Pada senyummu dipembaringan
Pikiranku kacau tak bisa berkata-kata
Sedang kau melepas senyuman
Memang ini tak mudah bagi manusia
Hanya tuk makhluk pihanNya
Semata mengabdi pada hidupNya
Mendapatkan senyum tak bernyawa
Suatu pembaringan yang indah bukan?
Lalu apa arti semua dibalik senyummu?
Arah kepulangan dengan jalanNya
Memang benar seperti janjiNya
Kebaikan berbuah amalan
Telah kau peluk sebagai senyuman
Sebagai hadia terindah dari Tuhan
Untukmu Diana tak kulupakan
MataPencil; Ternate 120117
Tidak ada komentar:
Posting Komentar