==============
Lelaki berkalung tampan
Menabur seribu cinta
Berucap setia
Pada puan
Diujung utara sumatra
Menyemai benihbenih cinta
Tanpa lelah, sematamata
Ia merawat luka bahagia
Datang menawarkan
Air mata dewa
Menuangkan tetesantetesan
Dikalah kekeringan melanda
Pada ruangruang kegelisahan
Menepis badai
Menebas kesepian
Saat puan dihadang sunyi sepi
Kehadirannya
Bagaikan hujan dimusim kemarau
Sungguh puan tak menduga
Lelaki tampan itu
Berhati mulia
Tanpa melihat siapa diri saya
Oh, Tuhan..
Apakah doaku telah Engkau kabulkan
Saatsaat kaki dan tanganku
Terlipat, karena masa laluku
Kupasrahkan hati ini
Terbuka kembali
Aku yakin bahwa
Kedatangannya
Adalah hadia terindah
Atas petunjukMu, ya Allah
Ternate, 251217
Mata Pencil