===========
Diujung daun
Menetes jatuh ke tanah
Aku menatapnya dengan lamunan
Entah kenapa ia harus jatuh
Apakah dedaunan tak membutuhkannya
Ataukah embun selalu hinggap kedaun
Lalu jatuh begitu sebab bentuknya
Bulat lalu mencair membuat daun tak menahan
Embun begitu bening
Mengisahkan suasana hening
Pada kesepian kian meluapkan pening
Membalut kemesraan gigil dalam kepayang
Oh titik embun
Ku ingin mengulum tetesanmu
Kucurahkan dahaga ini ditaman hati
Menyublim beningmu menjadi suara hati
Biar kudapati setiap tetesanmu
Jatuh dipelukan hati
Bersamamu sampai akhir waktuku
Mata Pencil ; Ternate 150117
Tidak ada komentar:
Posting Komentar