PEREMPUAN DARI TITIK NOL
========================
Sungguh aku menulis luka dan bahagia
Pada perjalanan cinta kita selalu bersama
Sejak awal kau tunjukkan pengabdian cinta
Menari diatas luka-luka rumah tangga kita
Sayang" kini usia perak kita baru saja tiba
Berdampingan pada ruang - ruang yang bising
Hingga melewatinya begitu sulit, kau tetap riang
Sesekali aku menertawaimu, kau tetap tabah
Terkadang aku menatapimu ketika tertidur lelap
Sedang aku menyembunyikan kegelisahanku
Disaat seduh sedan naluri keibuanmu tak lelap
Bahkan kau hadir sebagai penyejuk hatiku
Sayang" menjadi ibu dan istri itu tak mudah
Kutau itu, hingga kau pantas kunamai dirimu
"Perempuan dari titik nol" itu hebat bukan"
Kasih sayangmu sungguh kau tunjukkan
Sejak kusadari kau perempuan hebat" telah banyak suka duka yang tak pantas kau terima
Sungguh aku suami dan ayah yang lemah
Disepanjang waktu menuju usia emas kita
Kupinta" takkan lagi kusia siakan denganmu
Dengan buah hati kita ku letakkan bahagia itu
Sebagai suami dan ayah yang hadap diri
Mampu memerdekakan waktu pada keluarga ini
Sungguh kau adalah perempuan dari titik nol"
Membulatkan hati untukku dan anak-anak kita
Hingga pada bilangan akhir kutakkan sia -sia kan lagi hidup bersamamu hingga akhir waktu
Tualah bersamaku sayang"
Hingga anak- anak pun tau
Bahwa kita tetap bahagia
Dihati kita berdua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar