Ketika dentingan hujan berhenti
Dipelataran rumah; aku menanti
Sehelai daun tertiup angin utara
Memanjakan senyummu; Diana
Aku diam terus menatapi
Senyummu selembut daun; merasuki
Bilik jantungku terus memompa keaorta
Tubuhku sedikit gigil getarkan diafragma
Sedang kau Diana
Terus menguraikan hitam rambutmu
Dan berjalan ke hadapanku
Membuatku terpana pada suasana
Sedang ditanganmu
Memegang anak gadis belia
Siapakah dia yang kau bawa
Tanyaku dalam diam hatiku
Kau begitu santai
Semisal daun yang terjatuh
Perlahan-lahan tapi pasti
Terpelanting kebumi tanpa keluh
Dan katamu dengan lantang
Lihat siapa yang datang
Sepergimu dari hidupku
Dia anak gadismu
Diaaaa anak kita mas
Diana kecilmu yang sangat kau rindukan
Kini telah kupulangkan
Peluklah rindumu mas
Pecah bulir disudut mataku berjatuhan
Sungguh ini luka-luka bahagia bukan
Kau telah menanam rindu kepadaku
Dengan benih kehidupan dirahimmu
Ya Allah
Sungguh aku berserah diri kepadamu
Engkau telah memulangkan Diana kecilku
Terima kasih Diana kekasihku
Matapencil : Ternate 250217
Tidak ada komentar:
Posting Komentar