DISEBERANG RINDU
================
Angin malam ini meniup keheningan
Membawakan satu senyuman
Kepadaku dengan kabar kata belahan
Perempuan penyair membuatku ketiban bulan
Aku merasakan rindumu membelah dadaku
Seperti dialog dua dada tentangmu juga aku
Mengosongkan ruang untukmu
Mengisi aliran rindumu pada seisi hatiku
Bisakah dirimu mendatangkan rindumu
Sejajarkan direlung hatiku
Biar aku tahu dan merasakannya
Hingga takkan lagi aku bertanya
Aku lelaki yang biasa
Yang tak bisa mengalirkan kata kata
Semua yang ada mengalir gitu saja
Semisal air mengikuti wadahnya
Dikau perempuan penyair yang lembut
Kunamai dirimu diseberang rindu
Membuatku semakin dekat
Dalam pelukmu
Mata Pencil; Ternate 110217
Tidak ada komentar:
Posting Komentar